Meraih Beasiswa ke National University of Singapore

FullSizeRender

Ini akan menjadi blogpost pertama yang aku tulis dalam Bahasa Indonesia dengan tujuan agar informasi yang ingin aku sampaikan melalui blogpost ini dapat diserap dengan baik oleh teman-teman yang berada di Indonesia, dan karena memang informasi ini khusus ditujukan bagi para mahasiswa/mahasiswi di Tanah Air tercinta.  Mohon maaf jika nantinya kalian membaca tulisan ini agak aneh , karena sejujurnya  aku tidak pernah menulis blogpost dalam Bahasa Indonesia sebelumnya, dan memang dalam hal menulis, aku merasa lebih nyaman menggunakan Bahasa Inggris.

Sesuai seperti judul blogpost, disini aku akan menerangkan dengan rinci bagaimana proses seleksi beasiswa yang aku dapatkan ke NUS, dan karakter seperti apa yang harus kalian tunjukkan jika ingin terpilih sebagai penerima beasiswa.

Pertama, bagi yang belum tahu, beasiswa yang aku dapatkan adalah TF-LeaRN Scholarship (Temasek Foundation Leadership Enrichment and Regional Networking Scholarship). Ini adalah beasiswa yang diberikan oleh Temasek Foundation bagi para mahasiswa/mahasiswi di Negara-negara Asia Tenggara + 3 (India, Cina, Korea Selatan). Para penerima beasiswa ini nantinya diharapkan dapat menjadi Asian Future Leaders di bidangnya masing-masing.  Tidak ada ketentuan apakah calon penerima beasiswa harus berasal dari jurusan tertentu, semua jurusan boleh mendaftar. Semasa kuliah, aku mengambil jurusan komunikasi dan berhasil mendapatkan beasiswa ini. Tapi beberapa temanku dari negara lain yang mendapatkan beasiswa berasal dari berbagai jenis jurusan, ada yang dari Business School, Law School, Engineering, dsb.

Oleh karena itu, persyaratan utama untuk mengikuti seleksi beasiswa ini bukanlah mendapatkan GPA terbaik di jurusan masing-masing, karena toh setiap jurusan akan berbeda standarnya dan sangat tidak adil untuk menyamaratakan semua jurusan tersebut. Syarat utamanya adalah memiliki leadership skill yang kuat, yang dibuktikan melalui kegiatan atau organisasi yang diikuti (biasanya hanya dilihat 5 tahun terakhir, jadi gak perlu panjang-panjang nge-list dari tingkat SD hehe). Bukan berarti lantas GPA tidak dilirik sama sekali. GPA tetap menjadi faktor penentu, begitu juga nilai TOEFL, hanya saja faktor ini akan menentukan di tahap akhir.

Kemudian aku mendapatkan banyak pertanyaan, “terus kenapa yang terpilih semuanya yang pinter-pinter, yang GPA-nya besar?” Untuk menjawab pertanyaan ini aku harus mengembalikan perhatian teman-teman sekalian ke judul blogpost. Disana dengan jelas tertulis National University of Singapore. NUS. Universitas yang meraih peringkat pertama sebagai universitas terbaik se-Asia. Tentu saja semua mahasiswa yang kuliah disana harus memiliki standar yang sama agar transfer ilmu juga berlangsung lancar. Standar  tersebut salah satunya dapat dilihat dari nilai GPA. Selain itu, karena semua pelajaran di NUS dilakukan dalam Bahasa Inggris, sudah tentu pemberi beasiswa ingin memastikan bahwa penerima beasiswa nantinya tidak akan kesulitan dalam berkomunikasi atau dalam menyerap pelajaran. Oleh karena itu nilai language proficiency test juga menjadi salah satu standar yang akan dinilai.

Kembali lagi ke proses seleksi. kali ini aku akan menuliskan tahapan prosesnya dalam bentuk poin.

  • Untuk memudahkan kalian dalam menerima informasi mengenai beasiswa keluar negeri, ada baiknya kalian rajin-rajin berkunjung ke International Office, atau lebih baik lagi kalau kalian bisa gabung ke milis mereka jadi semua informasi akan langsung masuk ke emailmu.
  • Begitu ada informasi mengenai TF-LeaRN Scholarship, yang harus kalian perhatikan adalah: (1) ke universitas mana beasiswa itu berlaku. Karena Temasek Foundation tidak hanya menyediakan beasiswa untuk NUS, tapi juga untuk NTU (Nanyang Technological University) dan SMU (Singapore Management University); (2) apa saja persyaratan yang harus kalian penuhi.
  • Di poin ini, mungkin aku akan membuat banyak orang bersedih karena informasi terakhir yang aku dapat, peraturannya belum berubah, bahwa beasiswa ini di Indonesia hanya diperuntukkan bagi mahasiswa/mahasiswi dari UI, ITB, UGM, dan UNAIR. Mahasiswa dari universitas lain dengan sangat disayangkan masih belum eligible untuk memperoleh beasiswa ini.
  • Karena aku dari UI, jadi peraturan awal yang aku tulis ini akan berlaku untuk mahasiswa/mahasiswi UI. Yang eligible untuk mendaftar adalah mahasiswa/mahasiswi yang duduk di semester 3-6. Selebihnya kalian tidak akan berhasil dalam proses seleksi. Selanjutnya, GPA kalian harus minimal 3.5 dan nilai TOEFL kalian minimal harus 550.
  • Berkas yang harus dikumpulkan tidak banyak. Hanya CV, motivation letter, legalisir transkrip nilai, TOEFL certificate (boleh copy), dan rekomendasi dari jurusan/fakultas masing-masing. Rekomendasi itu bentuknya bagaimana? Kalian tanya saja ke bagian administrasi jurusan/fakultas, mereka sudah punya formatnya. Hanya saja jangan lupa untuk minta rekomendasi juga dari kepala jurusan karena kalau langsung hilang begitu saja tanpa pamit, pas pulang ke Indonesia mereka nggak mau ngurusin transfer nilai kalian loh hayoooo hahaha
  • Semua berkas itu dikumpulkan ke International Office sebelum deadline.
  • International Office akan memilih kandidat yang diberangkatkan, kemudian berkas kandidat tersebut akan dikirim ke universitas yang dituju (NUS/NTU/SMU).
  • Universitas yang dituju akan memilih penerima beasiswa yang mereka anggap layak untuk belajar di universitas mereka. Penerima beasiswa ini jumlahnya bisa sama dengan jumlah kandidat yang dikirim oleh International Office, bisa juga kurang (artinya masih ada yang tidak lolos seleksi di tingkat akhir).
  • Jika kalian lolos, kalian akan mendapat surat keterangan dari universitas yang bersangkutan mengenai hal-hal apa saja yang harus kalian persiapkan prior to your departure.

 

Begitulah kira-kira prosesnya. Kalau masih ada yang belum jelas atau masih ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung comment di blogpost ini atau kontak aku langsung ke alamat emailku yah. Goodluck buat semua calon penerima beasiswa 🙂

Advertisements

About Dinda Dwita Puspasari

born and raised in the summer haze... a bookworm, an art lover, a dance enthusiast, a deep thinker, and a passionate writer... for any queries, you can contact me directly to dindadwitapuspasari@gmail.com
This entry was posted in Adventure. Bookmark the permalink.

2 Responses to Meraih Beasiswa ke National University of Singapore

  1. Pingback: FAQ | Love, Life & Adventure

  2. Pingback: Working in Singapore: What, Why, and How? | Love, Life & Adventure

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s